Selasa, 10 April 2012

Panduan Instalasi Moodle di Localhost

MOODLE (singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. MOODLE merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. Moodle dapat digunakan secara bebas sebagai produk sumber terbuka (open source) di bawah lisensi GNU. Moodle dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL.
Di dunia e-learning Indonesia, Moodle lebih dikenal fungsinya sebagai Course Management System atau “Learning Management System” (LMS). Dengan tampilan seperti halaman web pada umumnya, Moodle memiliki fitur untuk menyajikan kursus (course), dimana pengajar bisa mengunggah materi ajar, soal dan tugas. Murid bisa masuk log ke Moodle kemudian memilih kursus yang disediakan atau di-enroll untuknya. Aktivitas murid di dalam Moodle ini akan terpantau progress dan nilainya. Di Indonesia sendiri, diketahui bahwa Moodle telah dimanfaatkan untuk sekolah menengah, perguruan tinggi dan perusahaan.
Sebagai LMS, Moodle memiliki fitur yang tipikal dimiliki LMS pada umumnya ditambah beberapa fitur unggulan. Fitur-fitur tersebut adalah:
  1. Assignment submission
  2. Forum diskusi
  3. Unduh arsip
  4. Peringkat
  5. Chat
  6. Kalender online
  7. Berita
  8. Kuis online
  9. Wiki
Panduan instalasi software LMS Moodle dapat didownload disini

Jadwal Ujian Semester S1 KKT PTIK FT-UNP

Implementasi Internet

Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan ‘interconnected-networking’) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

Rangkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.
Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.
Berikut ini adalah beberapa contohnya:




Jumat, 30 Maret 2012

Forever in Our Hearts

Inilah beberapa teman-teman Qu di S1 KKT PTIK FT-UNP. Handsome2 and Beutiful2 coy...









Cara Pengaturan TCP/IP dan DNS di Windows 7

Untuk mengganti Ip address dan DNS server di komputer dengan sistem operasi windows 7 dapat kalian ikuti langkah langkah berikut:
  1. Klik di tombol Start Menu, lalu ketikkan view network connections atau ketikkan Tcp saja.
  2. Kemudian pilih dan klik di menu View Network Connections
    kaskot
  3. Kemudian pilih tipe koneksi yang sedang kalian gunakan, klik kanan dan pilih menu properties.
    kaskot-2
  4. Pilih diantara Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), lalu klik tombol Properties.
    kaskot-3
  5. Untuk ganti alamat IP IPv4, lakukan langkah berikut:
        • Untuk memperoleh pengaturan IP secara otomatis, klik Obtain an IP address automatically, Dan kemudian klik Oke.
    • Untuk menetapkan alamat IP secara manual, klik Use the following IP address, Dan kemudian, di kotak isian IP address, Subnet mask, dan Default gateway, ketikkan pengaturan yang kalian inginkan.kaskot-4
  6. Untuk settingan  DNS server address lakukan langkah berikut:
    • Untuk memperoleh DNS server address secara otomatis, klik Obtain DNS server address automatically, Dan kemudian klik Oke.
    • Untuk menentukan DNS server address secara manual, klik Use the following DNS server addresses, Dan kemudian, di kotak isian Preferred DNS server dan Alternate DNS server, ketik alamat server DNS primer dan sekunder.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCPenney Coupons